Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan menyelenggarakan sosialisasi dan diskusi terkait kurikulum K26 bersama stakeholder pada Jumat, 23 Januari 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom. Kegiatan ini bertujuan menjaring ide, saran, dan masukan dari mitra industri sebagai bahan penyusunan kurikulum yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Partisipasi aktif dari berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan penyusunan kurikulum yang komprehensif dan aplikatif.
Skill yang dibutuhkan oleh industri atau pengguna lulusan menjadi prioritas acuan dalam penyusunan kurikulum bagi program studi sarjana terapan. Keterlibatan aktif pemangku kepentingan dalam proses penyusunan kurikulum sangat krusial untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi sesuai dinamika sektor kehutanan kontemporer. Pendekatan kolaboratif ini menjadi strategi program studi dalam menghasilkan kurikulum yang berorientasi pada kebutuhan pasar kerja.

Sertifikat Asesor diserahkan secara simbolis oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM pada Jumat, 3 Oktober 2025 di Ballroom Gedung TILC Sekolah Vokasi UGM. Dalam kegiatan penyerahan sertifikat yang dilaksanakan oleh LSP UGM, sebanyak empat dosen dari Prodi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan dinyatakan lulus uji kompetensi dan dinyatakan memenuhi seluruh kualifikasi untuk menjadi asesor bersertifikat, diantaranya adalah:


Kegiatan penelitian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menunjukkan hasil menarik mengenai potensi kayu pulai (Alstonia scholaris) sebagai bahan baku glulam (glued laminated timber). Penelitian ini merupakan bagian dari upaya pengembangan pemanfaatan kayu cepat tumbuh melalui pendekatan inovatif dan berkelanjutan.