Sabtu (28/2/2026) – Sebagai bentuk implementasi nilai kepedulian sosial, kebersamaan, serta semangat berbagi di bulan suci Ramadhan, mahasiswa Program Studi Pengelolaan Hutan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada turut berkontribusi melalui penyelenggaraan kegiatan sosial kemasyarakatan. Salah satu bentuk pelaksanaan kegiatan Takjil On The Road (TOTR) 2026 yang diselenggarakan oleh FORKOMMADIKA. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai sarana untuk menumbuhkan rasa kepedulian mahasiswa terhadap masyarakat, memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas, serta menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berbagi keberkahan pada momentum bulan suci Ramadhan. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk pengabdian sederhana mahasiswa kepada masyarakat melalui aksi nyata berupa pemberian makanan menjelang waktu berbuka puasa.
SDGs poin ke 2
Selasa (4/11/2025) – QAWAN (Qurban Bersama Rimbawan Muslim) 1446 H merupakan kegiatan yang diadakan oleh Forum Komunikasi Mahasiswa Diploma Kehutanan bekerja sama dengan Keluarga Mahasiswa Islam Kehutanan (KMIK) Universitas Gadjah Mada dan Himpunan Mahasiswa Islam Kehutanan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT, mempererat ukhuwah islamiyah, menumbuhkan rasa kepedulian sosial, serta menanamkan nilai keikhlasan dan rasa syukur di kalangan mahasiswa dan masyarakat.
Tulungagung — Kelompok Tani Hutan (KTH) Argo Makmur Lestari di Tulungagung, Jawa Timur, menunjukkan bahwa penerapan sistem agroforestri mampu memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Dalam skema Hutan Kemasyarakatan (HKm), petani mulai beralih dari monokultur jagung ke pola tanam campuran yang menggabungkan tanaman kayu, buah, dan palawija.
Langkah ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), 2 (Tanpa Kelaparan), dan 15 (Ekosistem Daratan). Diversifikasi hasil panen harian, musiman, dan tahunan memberikan pendapatan yang lebih stabil bagi petani. Selain itu, agroforestri terbukti meningkatkan pH tanah, memperbaiki struktur tanah, dan mengurangi risiko erosi. Petani juga merasakan efisiensi tenaga kerja dan pengurangan ketergantungan pada input kimia. “Tanaman tahunan seperti kopi dan cengkeh cukup ditanam sekali, hasilnya bisa dinikmati bertahun-tahun,” ujar salah satu petani. Dukungan bibit dari pemerintah dan LSM turut mempercepat adopsi sistem ini.
Pada hari selasa (10/12/2024) para Dosen Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada melakukan kegiatan pendampingan sertifikasi pengelolaan hutan lestari dengan skema FSC (Forest Stewardship Council) di Kelompok Tani Hutan (KTH) Wana Bumi Lestari Kelurahan Purwosari, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan ini berkolaborasi dengan PT. Indotama yang merupakan industri pengolahan kayu yang berlokasi di Kabupaten Purworejo.
KTH Wana Bumi Lestari telah menjalin kerjasama kemitraan dengan PT. Indotama untuk pengelolaan hutan rakyat secara lestari melalui sertifikasi FSC sejak tahun lalu (2023). Keuntungan yang didapatkan oleh KTH Wana Bumi Lesatri dari kerjasama tersebut dinataranya yaitu: 1) Harga penjualan kayu 10% lebih tinggi dibandingkan dengan harga pasar; 2) Pembagian bibit pohon gratis setiap awal musim hujan; 3) Bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan asuransi bagi regu tebang pohon; 4) Penyuluhan dan pembinaan pengelolaan hutan lestari, 5) Prioritas dalam antrian pengiriman kayu di pabrik, dan lain-lain.
Hutan Kemasyarakatan (HKm) merupakan salah satu bentuk skema perhutanan sosial yang diberikan oleh pemerintah kepada kelompok untuk mengelola dan/atau memanfaatkan kawasan hutan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan dan kelestarian lingkungan. HKm Menggerejo berada di Kabupaten Kulon Progo yang fungsi utamanya sebagai hutan lindung dan juga dijadikan sebagai tempat wisata dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Dikarenakan adanya pandemi Covid-19, wisata di lokasi ini belum pulih sehingga diperlukan solusi lain agar masyarakat sekitar hutan dapat memanfaatkan HKm sesuai dengan peruntukannya.