BANTUL, YOGYAKARTA – Mahasiswa Program Studi SARJANA TERAPAN Pengelolaan Hutan, Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) angkatan 2024 mengikuti praktikum pemanenan hasil hutan dengan materi Teknik penebangan pohon pada Kamis, 2 April 2026. Kegiatan yang berlangsung di Panggungharjo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta ini menjadi salah satu bagian penting dari rangkaian mata kuliah Praktikum Pemanenan Hasil Hutan yang wajib ditempuh para calon sarjana terapan kehutanan tersebut.
SDGs poin ke-4
PENDIDIKAN & RISET | KEHUTANAN
Bogor, 25 April 2026 | Oleh: Redaksi | Prodi Pengelolaan Hutan, Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner, SV UGM
BOGOR — Ir. Rochmad Hidayat, S.Hut., M.Sc., dosen Program Studi Pengelolaan Hutan, Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM), berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih peringkat nilai tertinggi kedua dalam kegiatan Training of Facilitator (ToF) Inventarisasi Hutan Nasional (IHN) 2.0 yang diselenggarakan di ASTON Bogor Hotel & Resort, Bogor, Jawa Barat, pada 21–25 April 2026.
Yogyakarta, Februari 2026 – Semester 7 merupakan semester yang spesial bagi Mahasiswa Program Studi Pengelolaan Hutan, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV PH UGM). Mahasiswa melaksanakan kegiatan magang di berbagai institusi salah satunya magang riset bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Tujuan magang adalah sebagai upaya peningkatan kapasitas akademik dan profesional di bidang kehutanan. Kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran langsung (hands-on training) bagi mahasiswa untuk memahami proses penelitian dari hulu hingga hilir. Magang ini diikuti oleh tiga mahasiswi Pengelolaan Hutan SV UGM (Theafila Natalia, Alfina Rossylawati, Nadia Kurnia Rahma) didampingi dua peneliti dari Kelompok Riset (kelris) Pemodelan Autekologi Biota BRIN, Sutomo, S.Hut., M.Sc., Ph.D. dan Hendra Helmanto, S.Hut., M.Si. Durasi waktu magang antara Agustus 2025 s.d Januari 2026.
Hutan tidak hanya menyediakan hasil berupa kayu, pangan, atau komoditas ekonomi lainnya. Lebih dari itu, hutan juga berperan penting dalam menjaga tata air, kesuburan tanah, mitigasi bencana, keindahan lanskap, serta identitas sosial-budaya masyarakat. Peran inilah yang menjadi perhatian utama dalam penelitian terbaru yang dilakukan oleh tim dari Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada.

Penelitian berjudul “Community Perceptions of Forest-Based Ecosystem Services in Protected Forests under the Social Forestry Program in Kulon Progo” telah dipublikasikan pada Jurnal Ilmu Kehutanan Vol. 20 No. 1 Tahun 2026 (tautan https://journal.ugm.ac.id/v3/jik/article/view/24288). Artikel tersebut ditulis oleh Prasetyo Nugroho, Wiyono, Silvi Nur Oktalina, Rochmad Hidayat, Probo Santoso, Jangkung Tri Atmojo, Favian Bagus Abhyasa, Ardhian Srihermawan, Ahwan Maulana Fauzul Ngadim, Angelita Putri Prabandari, Ririn Arinda, dan Salsabilla Sinta Jati. Penelitian ini mengkaji persepsi masyarakat terhadap jasa lingkungan berbasis ekosistem hutan pada kawasan hutan lindung dalam skema perhutanan sosial di Kulon Progo.
Gunungkidul, 18 April 2026 — Selama dua hari penuh, 17–18 April 2026, kawasan Hutan Pendidikan Wanagama di Gunungkidul menjadi “ruang kelas” bagi 98 mahasiswa dalam kegiatan Praktikum Silvikultur Hutan Tropika dari Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM). Kegiatan ini merupakan bagian integral dari mata kuliah silvikultur yang dirancang untuk menjembatani teori akademik dengan praktik pengelolaan hutan secara nyata.
Belajar Langsung dari Hutan yang Hidup
Wanagama bukan hanya hutan biasa. Kawasan yang telah puluhan tahun menjadi laboratorium alam UGM ini menyimpan beragam ekosistem dan kondisi tapak yang ideal untuk pengajaran silvikultur. Lokasi ini sesuai untuk kegiatan praktikum mahasiswa karena akan dihadapkan langsung dengan simulasi tantangan dan kompleksitas yang sesungguhnya dari pengelolaan hutan tropika.


YOGYAKARTA — Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga profesional kehutanan yang unggul. Sebanyak 71 mahasiswa Angkatan 2022 mengikuti Kegiatan Sertifikasi Kompetensi Bidang Keahlian Kehutanan yang diselenggarakan pada 9–10 April 2026 di Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner, Sekolah Vokasi UGM.
Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Prodi STr.PH UGM dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Rimbawan dan Lingkungan Indonesia (LSP RLI), sebuah lembaga sertifikasi profesi yang diakui secara nasional di bidang kehutanan dan lingkungan hidup. Enam skema kompetensi diujikan dalam kegiatan ini, mencakup Ganis Perencanaan Hutan, Pembinaan Hutan, Pengukuran dan Perpetaan, Pengukuran Kayu Bulat, Pengukuran Kayu Gergajian, serta Pelaksana Program Pemberdayaan Masyarakat (P3M). Keenam skema tersebut dipilih secara cermat untuk mencerminkan spektrum kompetensi yang dibutuhkan oleh tenaga kehutanan profesional di lapangan, mulai dari aspek teknis perencanaan dan pengukuran hingga dimensi sosial pemberdayaan masyarakat.
Depok, Jawa Barat – Mahasiswa Program Studi Pengelolaan Hutan, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM), menunjukkan semangat inovasi dan kewirausahaan melalui partisipasi dalam ajang CEDS FUNDING 2026yang diselenggarakan oleh Center for Entrepreneurship, Development, and Studies Universitas Indonesia (CEDS UI). Kegiatan ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan gagasan bisnis sekaligus memperluas jejaring dengan mentor, institusi pendukung, dan calon investor.
CEDS FUNDING mengusung tema “Build, Pitch & Get Funded” dan dirancang sebagai platform pitching bisnis yang mempertemukan mahasiswa, founder startup, serta berbagai pemangku kepentingan di bidang pengembangan usaha. Program ini tidak hanya menjadi sarana presentasi ide bisnis, tetapi juga wadah edukasi, networking, dan pembukaan peluang kolaborasi yang lebih luas.
Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan menyelenggarakan sosialisasi dan diskusi terkait kurikulum K26 bersama stakeholder pada Jumat, 23 Januari 2026 yang dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom. Kegiatan ini bertujuan menjaring ide, saran, dan masukan dari mitra industri sebagai bahan penyusunan kurikulum yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Partisipasi aktif dari berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan penyusunan kurikulum yang komprehensif dan aplikatif.
Yogyakarta, 31 Oktober 2025 — Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), kembali menorehkan capaian membanggakan dengan bertambahnya dosen-dosen yang resmi memperoleh Sertifikat Asesor Kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). Lembaga Sertifikasi Profesi yang merupakan badan yang diberi kewenangan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Sertifikat Asesor diserahkan secara simbolis oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Pengajaran UGM pada Jumat, 3 Oktober 2025 di Ballroom Gedung TILC Sekolah Vokasi UGM. Dalam kegiatan penyerahan sertifikat yang dilaksanakan oleh LSP UGM, sebanyak empat dosen dari Prodi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan dinyatakan lulus uji kompetensi dan dinyatakan memenuhi seluruh kualifikasi untuk menjadi asesor bersertifikat, diantaranya adalah:
Kulon Progo, 24–26 Oktober 2025 — Upaya membangun sinergi antara dunia akademik dan masyarakat sekitar hutan terus digalakkan. Kegiatan bertema “Sinergi Akademisi dengan Masyarakat Sekitar Hutan” telah sukses dilaksanakan di Kelompok Tani Hutan (KTH) Sukomakmur dan KTH Rukun Makaryo, Desa Sendangsari, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 24–26 Oktober 2025, ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, serta Masyarakat Desa Sendangsari, Kulon Progo. Berbagai aktivitas telah direncanakan sebelumnya, seperti musyawarah bersama masyarakat, dilanjutkan dengan pengukuran diameter dan pendugaan tinggi pohon, serta mengidentifikasi jenis pohon dan potensi hutan oleh mahasiswa secara langsung di lapangan.