Yogyakarta, Selasa 19 Agustus 2025 – Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan, Sekolah Vokasi UGM, menyelenggarakan kegiatan seminar dalam rangka kuliah perdana yang diikuti oleh mahasiswa baru hingga mahasiswa tingkat akhir. Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah Penyerahan Sertifikat Kompetensi kepada 61 orang mahasiswa angkatan 2021. Penyerahan sertifikat ini menjadi puncak dari rangkaian uji sertifikasi kompetensi teknis yang telah dilaksanakan sebelumnya, sebagai bagian dari upaya Prodi untuk memastikan kesiapan mahasiswa tingkat akhir dalam memasuki dunia kerja.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa diuji pada empat skema keahlian yang relevan dengan kebutuhan sektor kehutanan, yaitu Ganis PKB (Pengukur dan Penguji Kayu Bulat), Ganis Canhut (Perencanaan Hutan), Ganis PKG (Pengujian Kayu Gergajian), serta Ganis Pemberdayaan Masyarakat. Keempat skema tersebut dirancang untuk memastikan mahasiswa tidak hanya memiliki pemahaman teoritis, tetapi juga mampu menunjukkan kompetensi teknis di lapangan sesuai dengan standar profesi kehutanan. Proses pengujian dilakukan secara ketat dan objektif, melibatkan asesor yang berpengalaman di bidangnya, sehingga kompetensi mahasiswa dapat diukur secara valid dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sertifikat kompetensi kemudian diserahkan secara resmi oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) kepada mahasiswa yang dinyatakan lulus uji. Penyerahan ini menandai pengakuan resmi bahwa mahasiswa Prodi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan SV UGM telah memiliki keterampilan teknis yang sesuai dengan standar kompetensi nasional. Hal ini menjadikan lulusan tidak hanya memiliki ijazah akademik, tetapi juga sertifikat kompetensi profesional yang memperkuat daya saing mereka untuk langsung terjun ke dunia kerja. Dengan bekal tersebut, lulusan dipastikan memiliki nilai tambah dan keunggulan kompetitif dibandingkan dengan lulusan yang belum mengantongi sertifikat resmi BNSP.
Kegiatan ini juga menegaskan karakteristik pendidikan Sarjana Terapan, yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan teori, tetapi juga pada penguatan keterampilan terapan sesuai dengan kebutuhan lapangan. Program sertifikasi ini menjadi salah satu bentuk komitmen Prodi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan dalam mendukung terciptanya rimbawan muda yang tangguh, adaptif, dan profesional. Harapannya, sertifikat kompetensi yang diperoleh mahasiswa dapat menjadi bekal nyata untuk berkarya di berbagai bidang, baik sebagai perencana hutan, pengelola hutan, penguji kayu, maupun penyuluh kehutanan.
Melalui kegiatan ini, Prodi menegaskan perannya dalam mempersiapkan lulusan yang siap kerja, siap berkarya nyata, dan siap berkontribusi bagi kelestarian hutan Indonesia. Penyerahan sertifikat kompetensi tidak hanya menjadi simbol pencapaian mahasiswa angkatan 2021, tetapi juga menjadi langkah penting dalam memperkuat hubungan antara dunia akademik, lembaga sertifikasi, dan dunia industri.