Arsip:

SDGs poin ke-15

Agroforestri Dorong Ketahanan Ekonomi dan Lingkungan Petani Hutan

Tulungagung — Kelompok Tani Hutan (KTH) Argo Makmur Lestari di Tulungagung, Jawa Timur, menunjukkan bahwa penerapan sistem agroforestri mampu memperkuat ketahanan ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan. Dalam skema Hutan Kemasyarakatan (HKm), petani mulai beralih dari monokultur jagung ke pola tanam campuran yang menggabungkan tanaman kayu, buah, dan palawija.

Langkah ini sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan 1 (Tanpa Kemiskinan), 2 (Tanpa Kelaparan), dan 15 (Ekosistem Daratan). Diversifikasi hasil panen harian, musiman, dan tahunan memberikan pendapatan yang lebih stabil bagi petani. Selain itu, agroforestri terbukti meningkatkan pH tanah, memperbaiki struktur tanah, dan mengurangi risiko erosi. Petani juga merasakan efisiensi tenaga kerja dan pengurangan ketergantungan pada input kimia. “Tanaman tahunan seperti kopi dan cengkeh cukup ditanam sekali, hasilnya bisa dinikmati bertahun-tahun,” ujar salah satu petani. Dukungan bibit dari pemerintah dan LSM turut mempercepat adopsi sistem ini. read more

Sinergi Akademisi dan Masyarakat Sekitar Hutan: Menuju Kesejahteraan dan Pengelolaan Hutan Berkelanjutan Melalui Multi Usaha Kehutanan

Kulon Progo, 24–26 Oktober 2025 — Upaya membangun sinergi antara dunia akademik dan masyarakat sekitar hutan terus digalakkan. Kegiatan bertema “Sinergi Akademisi dengan Masyarakat Sekitar Hutan” telah sukses dilaksanakan di Kelompok Tani Hutan (KTH) Sukomakmur dan KTH Rukun Makaryo, Desa Sendangsari, Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, 24–26 Oktober 2025, ini diikuti oleh dosen, mahasiswa, serta Masyarakat Desa Sendangsari, Kulon Progo. Berbagai aktivitas telah direncanakan sebelumnya, seperti musyawarah bersama masyarakat, dilanjutkan dengan pengukuran diameter dan pendugaan tinggi pohon, serta mengidentifikasi jenis pohon dan potensi hutan oleh mahasiswa secara langsung di lapangan. read more

Multi Usaha Kehutanan Dorong Kemandirian Masyarakat di Kulon Progo

Kulon Progo, 30 Juli 2025 — Upaya penguatan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan hutan berkelanjutan terus dilakukan. Salah satunya melalui kegiatan diskusi dan wawancara bertema “Multi Usaha Kehutanan untuk Masyarakat Desa Hutan” yang dilaksanakan di kantor RPH Sermo, Daerah Istimewa Yogyakarta dan dilanjutkan dengan kunjungan ke beberapa Kelompok Tani Hutan Kemasyarakatan (KTHKm) setempat. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan penelitian oleh dosen Program Studi Pengelolaan Hutan, Departemen Teknologi Hayati dan Veteriner dari Sekolah Vokasi Universitas Gajah Mada dengan judul “Model Multi Usaha Kehutanan dalam Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat di Kabupaten Kulon Progo”. read more

Kolaborasi Penelitian Dosen dan Mahasiswa Program Studi Pengelolaan Hutan Tunjukkan Potensi Kayu Pulai sebagai Bahan Baku Glulam

Kegiatan penelitian yang dilakukan oleh dosen dan mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) menunjukkan hasil menarik mengenai potensi kayu pulai (Alstonia scholaris) sebagai bahan baku glulam (glued laminated timber). Penelitian ini merupakan bagian dari upaya pengembangan pemanfaatan kayu cepat tumbuh melalui pendekatan inovatif dan berkelanjutan.

Hasil pengujian laboratorium mengungkap bahwa kayu pulai memiliki karakteristik fisika dan mekanika yang mendukung penerapan sebagai bahan glulam, antara lain kepadatan ringan, stabilitas dimensi yang baik, serta kemampuan rekat yang memadai. Sifat-sifat tersebut menjadikan kayu pulai berpotensi dikembangkan untuk produk konstruksi ringan dan panel struktural, sehingga dapat menjadi alternatif bahan baku industri berbasis kayu yang ramah lingkungan. read more

Membangun Jaringan dan Kokohkan Kapasitas, FORKOMMADIKA UGM Gelar Studi Banding ke FMSC IPB

Bogor, 21 September 2025 — Forum Komunikasi Mahasiswa Pengelolaan Hutan (FORKOMMADIKA) Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada melaksanakan studi banding ke Forest Management Students’ Club (FMSC) IPB University. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang temu dua organisasi mahasiswa kehutanan tertua di Indonesia, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada aspek pendidikan, kemitraan, dan penguatan kapasitas sumber daya manusia kehutanan. read more

Dosen dan Mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan Teliti Sifat Kayu Pulai untuk Optimalisasi Pemanfaatan Kayu

Sebagai bentuk implementasi kegiatan penelitian terapan, dosen dan mahasiswa Program Studi Sarjana Terapan Pengelolaan Hutan, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) melaksanakan penelitian mengenai sifat fisika dan mekanika kayu pulai (Alstonia scholaris). Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi kayu pulai sebagai bahan baku alternatif yang bernilai ekonomi serta mendukung optimalisasi pemanfaatan jenis kayu cepat tumbuh di Indonesia.

Kegiatan penelitian dilakukan melalui pengambilan sampel pohon pulai di wilayah Samigaluh, Kulon Progo, serta pengujian di Laboratorium Teknologi Hasil Hutan. Mahasiswa Program Studi Pengelolaan Hutan turut berperan aktif dalam seluruh tahapan penelitian, mulai dari pengambilan sampel, pengujian sifat dasar kayu, hingga analisis data, di bawah bimbingan langsung para dosen pembimbing. read more

Pengelolaan Hutan Lestari Melalui Penanaman Kopi Di Hutan Kemasyarakatan Menggerejo, Kabupaten Kulon Progo

Hutan Kemasyarakatan (HKm) merupakan salah satu bentuk skema perhutanan sosial yang diberikan oleh pemerintah kepada kelompok untuk mengelola dan/atau memanfaatkan kawasan hutan dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan dan kelestarian lingkungan. HKm Menggerejo berada di Kabupaten Kulon Progo yang fungsi utamanya sebagai hutan lindung dan juga dijadikan sebagai tempat wisata dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Dikarenakan adanya pandemi Covid-19, wisata di lokasi ini belum pulih sehingga diperlukan solusi lain agar masyarakat sekitar hutan dapat memanfaatkan HKm sesuai dengan peruntukannya. read more

Membangun Hutan Lestari melalui Identifikasi Potensi Jasa Lingkungan Karbon pada Skema Perhutanan Sosial di Kabupaten Kulon Progo  

Pengelolaan hutan kemasyarakatan (HKm) memiliki peran krusial dalam menyejahterakan masyarakat sekitar hutan. Melalui skema perhutanan sosial, masyarakat diberikan kesempatan untuk mengelola hutan secara mandiri, sehingga dapat meningkatkan pendapatan dan memperbaiki kualitas hidup. Namun, pengelolaan hutan tidak hanya berfokus pada aspek ekonomi, melainkan juga pada aspek lingkungan. Salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan adalah potensi hutan dalam menyerap karbon, yang berperan penting dalam mitigasi perubahan iklim. read more

Kolaborasi Sekolah Vokasi UGM dan Dewi Batari: Membangun Desa Wisata Mandiri yang Berkelanjutan

Kepuharjo, Sleman – Desa Wisata Batur Berdikari, atau Dewi Batari, yang terletak di Dusun Batur, Kepuharjo, Cangkringan, Sleman, kini menjadi contoh sukses kolaborasi antara Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada dan masyarakat lokal dalam mengembangkan desa wisata yang mandiri dan berkelanjutan berbasis kosnervasi keaneakragaman hayati dan budaya lokal.

Ketua tim pelaksana kegiatan, Prasetyo Nugroho, megungkapkan bahwa Dewi Batari di Kepuharjo memiliki keunikan daya tarik wisata yaitu berfokus pada konservasi keanekaragaman hayati anggrek nusantara dan pelestarian budaya lokal, menghadirkan pengalaman wisata edukatif yang berkelanjutan. Kekhasan dan keunikannya yang diharapkan mampu menjadi modal kuat bagi masyarakat untuk mengembangan wisata yang berkelanjutan. read more

Studi Tiru Budidaya Maggot di Kandang Maggot Melati Beji: Solusi Inovatif Pengelolaan Sampah Organik untuk Program Kampung Wisata Go Green Pring Ledok Tinjon

Pada 10 November 2024 – Sekolah  Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) bekerja sama dengan Alfamart melaksanakan program pengabdian masyarakat Kampung Alfamart Sahabat Bumi 2024. Program ini bertujuan mendukung kampung wisata “Go Green” Pring Ledok Tinjon dengan menghidupkan kembali keaslian lingkungan melalui berbagai kegiatan pelestarian alam. Salah satu kegiatan yang diinisiasi oleh Bapak Agus Ngadianto (Dosen Program Studi Pengelolaan Hutan, Sekolah Vokasi UGM) adalah pelatihan budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik. read more